SELAMAT DATANG

Selamat datang di blog Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Suka Maju desa Pengangsalan Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan. Selamat menikmati sajian informasi dari kami, kirim kritik dan saran melalui media sosial yang kami sediakan.

SONGKOK NASIONAL

Songkok Nasional merupakan produk unggulan dari Desa pengangsalan, sebagian besar penduduk desa bekerja sebagai pengrajin Songkok. Banyak Songkok merek ternama yang proses pembuatannya di kerjakan di Desa Pengangsalan.

Potret UMKM Pengangsalan

Berbagai macam usaha kecil menengah yang terus berkembang di Desa Pengangsalan menjadi sebuah pondasi dalam meningkatkan kesehjateraan hidup masyarakat.

Balai Desa Dan Kantor Kim

Lokasi balai desa tempat pelayanan masyarakat dan foto kantor KIM Suka Maju Pengangsalan

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

4/17/2015

Pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS masih kurang

Pemahaman remaja tentang HIV/AIDS dan cara penularannya serta perilaku seksual dan kesehatan reproduksi masih rendah. Hal ini terungkap dalam diskusi publik kesehatan reproduksi remaja di kantor PKK Kabupaten Lamongan yang diselenggarakan oleh Rahima dan Aliansi Perempuan Lamongan (Apel), Kamis, (16/4).



Dalam diskusi yang dihadiri dari kalangan akademisi, ormas, pondok pesantren dan kalangan remaja memaparkan hasil penelitian yang dilakukan di lingkungan pondok pesantren di lamongan. Penelitian ini tentang relegiusitas santri, kesehatan reproduksi dan kebersihan diri (personal hygen).

Menurut anis suadah, S.Ag., aktivis LSM Apel, perilaku remaja terkait seksual masih sangat rendah. Mereka tidak mengetahui infornasi terkait seksual dan kesehatan reproduksi. Para remaja menganggap ciuman sebagai perilaku yang baik dan dianggap biasa. Remaja juga masih memiliki pemahaman yang rendah terhadap HIV/AIDS. Mereka beranggapan bahwa HIV/AIDS bisa menular melalui ciuman, berjabat tangan padahal penyakit HIV/AIDS ditularkan melalui hubungan sex dan transfusi darah.

Anis menambahkan peran orang tua dalam memberikan infornmasi masalah seksual dan kesehatan reproduksi masih rendah. Pada umumnya remaja mendapat informasi maslaah seksual dari menonton film porno dan kebanyakan yang sering menonton film porno adalah remaja laki-laki. Film porno diperoleh melalui internet atau melihat dirumah temannya.

“yang berpengaruh dalam memberikan pendidikan terkait kesehatan reproduksi kebanyakan berasal dari guru, bukan dari orang tua” jelas Anis

Menindaklanjuti temuan itu, Apel membuat dua rkomendasi terkait kesehatan reproduksi di kalangan remaja yaitu pemerintah harus melibatkan remaja yang ada di sekolah berbasis pesantren dlam program yang terkait dengan kesehatan reproduksi dan kebersihan diri. Dan sekolah memberikan informasi dan pendidikan tentang kesehatan reproduksi dan keberssihan diri secara komprehensif dan berskesinambungan.
“kami akan melakukan advokasi ke Pemerintah kabupaten lamongan agar Bupati membuat SK terkait Mata pelajaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Sex ke dalam kurikulum sekolah. PKRS dimasukkan dalam mata pelajaran muatan lokal di sekolahan”ujar Anis.

4/16/2015

UNAS Online jatim, Lancar



Dinas Pendidikan Jawa Timur memastikan pelaksanaan ujian nasional 2015 yang memasuki hari kedua berjalan dengan baik. "Sejauh ini tidak ada kendala apa-apa," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Syaiful Rachman kepada Tempo di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Grand City, Surabaya, Selasa, 14 April 2015.

Ujian nasional online untuk SMA, SMK, dan madrasah aliah digelar sejak Senin, 13 April 2015, hingga 15 April 2015 secara serentak seluruh Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah peserta ujian nasional sekolah menengah atas dan sederajat secara online terbanyak di Indonesia. Secara nasional, 584 sekolah mengikuti ujian berbasis komputer atau computer-based test. Sekitar 150 sekolah di antaranya berasal dari Jawa Timur.

Syaiful mengakui, pada hari pertama pelaksanaan ada beberapa masalah di Kabupaten Bojonegoro dan Kota Kediri. Beberapa siswa kesulitan log in sehingga pelaksanaan ujian tertunda. Kasus soal tertukar ada di Kabupaten Madiun. “Soal bahasa Indonesia tertukar dengan biologi. Tapi semuanya teratasi," ujar Syaiful.

Dinas Pendidikan Jawa Timur menyatakan tidak ada sekolah yang mengeluhkan adanya mati lampu mendadak. "Lagi pula setiap sekolah menyediakan genset," kata Syaiful.

Penggunaan computer-based test dalam ujian nasional, kata Syaiful, juga membuat peredaran kunci jawaban soal ujian semakin sulit. Sehingga, kecurangan dalam ujian dipastikan tidak terjadi.

4/14/2015

Bupati Tak Masuk Ruangan SIdak Unas Online



Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Lamongan, Bupati Fadeli melakukan sidak di dua lembaga yang menyelenggarakan UN sistem Computer Based Test (CBT). Dua sekolah itu adalah SMAN 1 dan SMAN 2 Lamongan.

Selain di dua lembaga pendidikan negeri itu, SMK Muhammdiyah 5 Babat juga menyelenggarakan UN sistem CBT. Peserta UN sistem CBT di SMAN 1 Lamongan ada 341 siswa, SMAN 2 Lamongan sebanyak 321 siswa dan UN sistem CBT di SMK Muhammdiyah 5 Babat diikuti oleh 282 orang siswa.
Selain itu, tahun ini ada empat orang siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mengikuti UN. Semua siswa tersebut saat ini menempuh pendidikan di SMALB Ma’arif Lamongan.

“Hari ini kami melakukan sidan Unas di SMAn 1 dan SMAn 2 Lamongan. Insya Allah semua berjalan lancar tanpa ada kendala berarti, “ kata Bupati Fadeli.

Dalam sidaknya tersebut, Fadeli tidak sampai masuk ke ruang ujian, sehingga tidak mengganggu peserta. Dia hanya memantau dari ruang control CCTV. Dia didampingi Sekkab Yuhronur Effendi dan Kepala Dinas Pendidikan Bambang Kustiono.

Fadeli juga melaksanakan sidak di MAN Lamongan. Saat datang di sekolah yang berada di jalan veteran ini, siswa peserta ujian sedang istirahat menunggu jadwal ujian kedua dengan mata pelajaran Geografi, sehingga dia bisa menyempatkan diri bercengkerama dengan siswa.

UN SMA sederajat tahun ini diikuti oleh sebanyak 5.745 siswa dari 54 lembaga SMA negeri dan swasta dengan 662 siswa diantaranya menjadi peserta UN sistem CBT dan sisanya 5.083 siswa mengikuti UN sistem Paper Based Test (PBT).

Kemudian sebanyak 4.289 siswa dari 75 lembaga MA negeri dan swasta. Sementara di 56 SMK negeri dan swasta, UN diikuti 5.897 siswa. Dengan 282 siswa diantaranya Un dengan sistem CBT dan 5.615 menjadi peserta UN PBT

2/19/2015

Profil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah - Anies Baswedan

Dr. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D, (lahir di Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969; umur 45 tahun adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ke-26. Ia adalah seorang intelektual dan akademisi asal Indonesia. Cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan, ia menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar dan menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2007, saat menjadi rektor Universitas Paramadina pada usia 38 tahun.



Menjelang pemilihan umum presiden Indonesia 2014, ia ikut mencalonkan diri menjadi calon presiden lewat konvensi Partai Demokrat.

Anies dilahirkan di Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 7 Mei 1969 dari pasangan Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid. Anies mulai mengenyam bangku pendidikan pada usia 5 tahun. Saat itu, ia bersekolah di TK Masjid Syuhada. Menginjak usia enam tahun, Anies masuk ke SD Laboratori, Yogyakarta.

Dalam berbagai kesempatan, Anies Baswedan selalu mengatakan ada tiga hal yang ia jadikan pedoman dalam memilih karier. Apakah secara intelektual dapat tumbuh, apakah masih dapat menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga, apakah mempunyai pengaruh sosial.
Peneliti Pusat Antar-Universitas Studi Ekonomi UGM
Selesai program Strata 1 (S1) di Fakultas Ekonomi UGM, Anies Baswedan sempat berkarier sebagai peneliti dan koordinator proyek di Pusat Antar-Universitas Studi Ekonomi UGM. Kariernya di sana tak berlangsung lama, sebab pada 1996 ia mendapatkan beasiswa program master ke Amerika Serikat.
Manajer Riset IPC, Inc, Chicago
Selesai mengambil kuliah doktor pada 2004, karena tidak memiliki uang untuk kembali ke tanah air, Anies sempat bekerja sebagai manajer riset di IPC, Inc. Chicago, sebuah asosiasi perusahaan elektronik sedunia.
Kemitraan Untuk Reformasi Tata Kelola Pemerintahan
Ia kemudian bergabung dengan Kemitraan untuk Reformasi Tata Kelola Pemerintahan sebuah lembaga non-profit yang berfokus pada reformasi birokrasi di beragam wilayah di Indonesia dengan menekankan kerjasama antara pemerintah dengan sektor sipil. Hal ini tentu saja tak lepas dari kepeduliannya terhadap demokrasi, otonomi daerah dan desentralisasi seperti tertuang dalam disertasi dan artikel-artikelnya di beragam jurnal dan media.
Direktur Riset Indonesian Institute Center
Ia kemudian menjadi direktur riset The Indonesian Institute. Ini merupakan lembaga penelitian kebijakan publik yang didirikan pada Oktober 2004 oleh aktivis dan intelektual muda yang dinamis. Kariernya di The Indonesian Institute tentu tak lepas dari latar belakang pendidikannya di bidang kebijakan publik.
Rrektor Universitas Paramadina
Pada 15 Mei 2007, Anies Baswedan menemui momen penting dalam kariernya. Ia dilantik menjadi Rektor Universitas Paramadina, menggantikan posisi yang dulu ditempati oleh cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid atau biasa disapa dengan Cak Nur, yang juga merupakan pendiri universitas tersebut. Dilantiknya Anies menjadi rektor membuatnya tercatat sebagai rektor termuda di Indonesia, dimana saat itu usianya baru menginjak 38 tahun.[13][14] Anies terkesan dengan pidato Joseph Nye, Dekan Kennedy School of Government di Harvard University, yang mengatakan salah satu keberhasilan universitasnya adalah “admit only the best” alias hanya menerima yang terbaik. Dari sinilah Anies kemudian menggagas rekrutmen anak-anak terbaik Indonesia. Strategi yang kemudian dikembangkan Anies Baswedan adalah mencanangkan Paramadina Fellowship atau beasiswa Paramadina. Beasiswa itu meliputi biaya kuliah, buku, dan biaya hidup. Paramadina Fellowship adalah perwujudan idealisme dengan bahasa bisnis. Hal ini dilakukan karena kesadaran bahwa dunia pendidikan dan bisnis memiliki pendekatan yang berbeda. Untuk mewujudkan itu Anies mengadopsi konsep penamaan mahasiswa yang sudah lulus seperti yang biasa digunakan di banyak Universitas di Amerika Utara dan Eropa. Caranya, titel seorang lulusan universitas tersebut mencantumkan nama sponsornya. Misalnya jika seorang mahasiswa mendapatkan dana dari Mien R. Uno (seorang pendonor) maka mahasiswa tersebut diwajibkan menggunakan titel Paramadina Mien R. Uno fellow. Strategi Paramadina Fellowship ini menunjukkan dampak yang sangat positif. Kini bahkan 25% dari sekitar 2000 mahasiswa Universitas Paramadina berasal dari beasiswa ini. Tentu ini sumbangsih penting bagi dunia pendidikan Indonesia di tengah mahalnya biayanya pendidikan tinggi. Gebrakan lain yang dilakukan oleh Anies Baswedan di universitas yang ia pimpin adalah pengajaran anti korupsi di bangku kuliah. Hal ini didasari karena Anies menganggap bahwa salah satu persoalan bangsa ini adalah praktek korupsi. Karena itu ia berinisiatif membuat mata kuliah wajib anti korupsi. Yang diajarkan dalam mata kuliah ini mulai kerangka teoritis sampai laporan investigatif tentang praktik korupsi.

Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar
Gagasan ini sebenarnya berawal ketika Anies Baswedan masih menjadi mahasiswa UGM sekitar dekade 1990-an. Pada masa itu, ia bergaul dan belajar banyak dari seorang mantan rektor UGM periode 1986-1990: Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri (Pak Koes). Pada tahun 1950an, Pak Koes menginisiasi sebuah program bernama Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM), yakni sebuah program untuk mengisi kekurangan guru SMA di daerah, khususnya di luar Jawa. Dalam beberapa kasus, PTM ini justru mendirikan SMA baru dan pertama di sebuah kota kabupaten. Pak Koes adalah inisiator sekaligus salah satu dari 8 orang yang menjadi angkatan pertama PTM ini. Dia berangkat ke Kupang dan bekerja di sana selama beberapa tahun. Sepulangnya dari Kupang, ia mengajak serta 3 siswa paling cerdas untuk kuliah di UGM. Salah satunya adalah Adrianus Mooy yang di kemudian hari menjadi Gubernur Bank Indonesia. Cerita penuh nilai dari PTM inilah salah satu sumber inspirasi bagi Indonesia Mengajar.

Selepas dari UGM, Anies Baswedan mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Amerika Serikat. Tinggal, belajar dan bekerja di sana membuatnya memahami bahwa anak-anak Indonesia membutuhkan kompetensi kelas dunia untuk bersaing di lingkungan global. Tetapi, kompetensi kelas dunia saja tak cukup. Anak-anak muda Indonesia harus punya pemahaman empatik yang mendalam seperti akar rumput meresapi tanah tempatnya hidup. Semua proses di atas, secara perlahan membentuk ide besar Gerakan Indonesia Mengajar. Konstruksi dasarnya mulai terumuskan pada pertengahan 2009. Ketika itu, Anies mendiskusikan dan menguji idenya pada berbagai pihak. Gagasan ini kemudian siap mewujud ketika beberapa pihak berkenan menjadi sponsor. Proses untuk mendesain dan mengembangkan konsep Indonesia Mengajar pun dimulai pada akhir 2009, dengan membentuk tim kecil yang kemudian berkembang hingga menjadi organisasi seperti sekarang ini. Sampai saat ini pun, Anies Baswedan merupakan salah satu pendiri dan juga Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar.

2/12/2015

MEA ? apa itu MEA, berikut ulasan singkat tentang MEA

MEA adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN dalam artian adanya system perdagangan bebas antara Negara-negara ASEAN. Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (MEA). 

Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang.

Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.

Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.


MEA


Bagaimana itu mempengaruhi Anda?

Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menjelaskan bahwa MEA mensyaratkan adanya penghapusan aturan-aturan yang sebelumnya menghalangi perekrutan tenaga kerja asing.

"Pembatasan, terutama dalam sektor tenaga kerja profesional, didorong untuk dihapuskan," katanya.
"Sehingga pada intinya, MEA akan lebih membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau minim tenaga asingnya."

Apakah tenaga kerja Indonesia bisa bersaing dengan negara Asia Tenggara lain?

Sejumlah pimpinan asosiasi profesi mengaku cukup optimistis bahwa tenaga kerja ahli di Indonesia cukup mampu bersaing.
Ketua Persatuan Advokat Indonesia, Otto Hasibuan, misalnya mengatakan bahwa tren penggunaan pengacara asing di Indonesia malah semakin menurun.

Oke jabatan dibuka, sektor diperluas, tetapi syarat diperketat. Jadi buka tidak asal buka, bebas tidak asal bebas.Dita Indah Sari
"Pengacara-pengacara kita, apalagi yang muda-muda, sudah cukup unggul. Selama ini kendala kita kan cuma bahasa. Tetapi sekarang banyak anggota-anggota kita yang sekolah di luar negeri," katanya.
Di sektor akuntansi, Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia, Tarko Sunaryo, mengakui ada kekhawatiran karena banyak pekerja muda yang belum menyadari adanya kompetisi yang semakin ketat.
"Selain kemampuan Bahasa Inggris yang kurang, kesiapan mereka juga sangat tergantung pada mental. Banyak yang belum siap kalau mereka bersaing dengan akuntan luar negeri."


Bagaimana Indonesia mengantisipasi arus tenaga kerja asing?

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menyatakan tidak ingin "kecolongan" dan mengaku telah menyiapkan strategi dalam menghadapi pasar bebas tenaga kerja.
"Oke jabatan dibuka, sektor diperluas, tetapi syarat diperketat. Jadi buka tidak asal buka, bebas tidak asal bebas," katanya.
"Kita tidak mau tenaga kerja lokal yang sebetulnya berkualitas dan mampu, tetapi karena ada tenaga kerja asing jadi tergeser.
Sejumlah syarat yang ditentukan antara lain kewajiban berbahasa Indonesia dan sertifikasi lembaga profesi terkait di dalam negeri.


Apa keuntungan MEA bagi negara-negara Asia Tenggara?

Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar.
Selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara.
Pada 2015 mendatang, ILO merinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta.
Sementara permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.
Namun laporan ini memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan menemukan pegawainya kurang terampil atau bahkan salah penempatan kerja karena kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi.

2/03/2015

Pemkab Lamongan Siapkan Beasiswa di Tahun 2015

Lamongan-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, akan memberikan beasiswa kepada 200 mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dan 200 mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) pada tahun 2015 ini. Besaran biaya yang diberikan bagi tiap mahasiswa PTN senilai Rp4 juta per tahun dan Rp2 juta bagi mahasiswa PTS. 


“Setiap semester Dinas Pendidikan melakukan verifikasi. Kepada mahasiswa yang tidak bisa mendapatkan indeks prestasi kumulatif, IPK, minimal 2,75, beasiswanya akan diputus," kata Kepala Bagian Humas dan Infokom Lamongan, Sugeng Widodo kepada suarabanyuurip.com, Senin (12/1/2015).

Dia mengungkapkan, sejak tahun 2006 lalu hingga akhir tahun 2013, Pemkab Lamongan sudah memberikan beasiswa kepada 2.135 mahasiswa dengan anggaran sebesar Rp 20.188.000.000. Dari sejumlah 2.135 mahasiswa tersebut, sebanyak 1.278 menempuh pendidikan di PTN dan 857 di PTS di Lamongan. 

Sedangkan sampai akhir 2013, sebanyak 2.135 mahasiswa sudah lulus dan 1.019 lainnya belum lulus.
"Untuk tahun 2014,kami memberikan kepada 150 mahasiswa di PTN dan 200 mahasiswa PTS," kata Sugeng. 

Sugeng berharap, dengan pendidikan tinggi setiap warga Lamongan dapat menggapai cita-cita dan merubah hidup mereka. Karena itu Pemkab Lamongan menyiapkan beasiswa bagi pelajar yang memiliki niat dan kemauan keras. “Di sini sekarang juga sudah memiliki Akademi Komunitas Lamongan atau Aknela,"

1/31/2015

Sambut MEA, Fokus Pendidikan Vokasi



LAMONGAN – Menghadapi penerapan pasar bebas Asia Tenggara melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan daya saing SDM melalui pendidikan. Hal tersebut ditandaskan Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka Seminar Perencanaan Pembangunan Bidang Pendidikan di Ruang Sabha Dyaksa, Senin (22/12).

Dikatakan Yuhronur Efendi, salah satu negara di ASEAN yang maju, yakni Singapura, bisa melesat bukan karena keunggulan sumber daya alam (SDA). Namun karena memiliki SDM yang berdaya saing tinggi.

Sementara Indonesia, begitu juga Lamongan yang memiliki SDA tinggi, masih tertinggal dari Singapura. “Pendidikan ini menjadi kunci penting untuk meningkatkan daya saing kita jelang pelaksanaan MEA tahun depan, “ ujarnya.

Disebutkan olehnya, saat MEA nanti diberlakukan, bakal memungkinkan semakin mudahnya setiap negara di ASEAN menjual barang dan jasanya di ASEAN. Bukan hanya barang dan jasa, Indonesia juga akan dibanjiri tenaga kerja professional asing jika kita tidak siap.

Menurut Yuhronur Efendi, peningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan sudah berada di jalur yang benar. Yakni terus naik dari hanya 68,33 di tahun 2008 menjadi 71,81 di tahuhn 2013.

“IPM Lamongan sudah diatas Bojonegoro dan Tuban. Dengan faktor pengungkit utama pengungkit IPM Lamongan di tahun 2013 adalah indeks pendidikan yang mencapai 76,70. Nmaun masih ada beberapa komponen pendidikan yang masih perlu perhatian bersama, “ pesan dia.

Yuhronur berharap ada perluasan akses pendidikan bagi semua sehingga angka rata-rata lama sekolah yang masih 7,69 tahun bisa naik lagi. Juga terkait angka melek aksara yang berada di angka 88,80 persen.

Terkait hal ini, ditambahkan oleh Kepala Badan pusat Statistik Lamongan Lutfin Fana, angka rata-rata lama sekolah tertinggi adalah Kota Malang yang mencapai 10,98 tahun. Dan angka melek aksara tertinggi Kota Surabaya di angka 98,62 persen.

“Sampai saat ini tidak ada satupun negara di dunia yang berani mengklaim bebas buta aksara. Di Lamongan, buta aksara sebagian besar berumur 45 tahun ketas, penyandang cacat, akses terbatas pada media tulis dan keterbatasan akses informasi, “ urai dia

1/12/2015

WACANA UJIAN NASIONAL 2015 SECARA ONLINE

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menyusun strategi supaya pergantian ujian nasional (unas) menjadi evaluasi nasional (enas) tidak terkesan sekedar ganti baju. Diantaranya adalah, mulai menerapkan ujian online (computer based test/CBT) tahun depan. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud Nizam mengatakan, ujian akhir secara online sudah digagas pemerintah sejak beberapa tahun terakhir.
Di antara tujuannya adalah, penghematan anggaran untuk percetakan naskah ujian. Selain itu juga memaksimalkan kegunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan dan menekan potensi naskah ujian bocor.







"Pelaksanaan ujian online pada 2015 sifatnya masih piloting," kata Nizam di Jakarta kemarin.
Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) itu memperkirakan jumlah siswa yang akan menyelenggarakan ujian akhir berbasis online itu mencapai 500 ribu siswa. Rinciannya adalah 50 ribu hingga 100 ribu siswa dari SMA dan 400 ribu siswa SMK.
Nizam mengatakan SMK yang bakal ditunjuk menyelenggarakan ujian akhir berbasis online adalah SMK Pembina atau SMK unggulan. Seperti diketahui, Kemendikbud telah mengeluarkan standar khusus untuk menetapkan sebuah SMK masuk kategori pembina.
"Siswa yang mengerjakan ujian secara online, tidak mendapat kertas ujian lagi. Mereka mengerjakannya pakai komputer dan mouse," terangnya. Panitia sudah mengumpulkan bank data butir soal ujian untuk dikerjakan siswa secara online.
Nilai yang didapat peserta ujian langsud di-record panitia tanpa repot-repot memindai lembar jawaban komputer (LJK).

Dengan estimasi penggunaan paket kertas soal ujian berkurang untuk setengah juta anak, Nizam mengatakan anggaran unas 2015 (rencanaya diganti enas) tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Seperti diketahui anggaran unas setiap tahun rata-rata sekitar Rp 600 miliar.
Nizam menjelaskan karena ujian akhir online masih bersifat piloting, tetap ada siswa yang mengerjakan soal berbasis kertas (paper based test). Untuk itu Kemendikbud tetap membuka lelang logistik unas 2015. Rencananya tender logistik unas 2015 dibuka awal Januari depan.
Terkait kepastian perubahan unas menjadi enas, Nizam masih belum bisa menegaskannya.
"Belum ada keputusan dari Pak Menteri (Anies Baswedan, red). Yang saya tahun (perubahan unas menjadi enas, red) masih dibicarakan," ungkap Nizam. Ketika ada perubahan, Nizam memastikan bakal keluar keputusan resmi dari Mendikbud.
Inilah Tiga Pendekatan UN Online yang Akan Dilaksanakan
Ujian Nasional Online atau CBT (Computer Base Test) akan dilaksanakan dengan menggunakan beberapa pendekatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penyelenggaraan ujian. Secara garis besar terdapat tiga alternatif sistem, yaitu off-line, semi-online, dan on-line.
Ketiga sistem ini memiliki spesifikasi masing-masing. CBT off-line, digunakan untuk sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan jaringan internet. Sehingga pelaksanaan ujiannya melalui jaringan area lokal (LAN) di sekolah.
CBT semi-online, program dikendalikan secara online oleh institusi pendidikan setempat sebagai penyedia layanan (provider) daerah. CBT on-line, yaitu program dikendalikan secara on-line langsung oleh Kemendikbud di Jakarta sebagai provider pusat.

Ujian Nasional Online yang akan diselenggarakan beberapa tahun ke depan dilaksanakan untuk meniadakan kekurangan pada pelaksanaan UN manual. Sebab ujian berbasis kertas saat ini masih banyak memiliki kelemahan. Diantaranya, bentuk soal yang digunakan pada satu tes sulit untuk dibuat bervariasi.
Tampilan soal terbatas, hanya dua dimensi. Memerlukan banyak biaya penggandaan yang cukup besar, termasuk untuk pengamanan kerahasian soal. Pengolahan hasil memerlukan waktu yang relatif lama.
Oleh karena itu salah satu alteratitf yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Saat ini teknologi tersebut sedang berkembang ke arah penilaian pendidikan. Bentuk pemanfaatannya dengan menerapkan bentuk ujian berbasis komputer (Computer-Based Test-CBT). Pemanfaatan komputer sebagai media dalam pelaksanaan ujian merupakan upaya untuk membiasakan siswa berinteraksi dengan teknologi.
Selain itu pemanfaatan TIK dapat dilakukan untuk penilaian diri sendiri, meningkatkan wawasan dan kemampuan TIK, serta menguatkan pembelajaran melalui latihan ujian.

12/15/2014

Mengenal Kartu Indonesia Pintar

Kartu Indonesia Pintar.


Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah kartu yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya secara gratis.


Selain itu, Kartu Indonesia Pintar juga akan menjangkau anak-anak yang berada di luar sekolah misalnya anak jalanan, dan anak putus sekolah, yatim piatu, dan difabel.


”Dengan kartu ini kita mengimbau kepada sekolah untuk menerima kembali anak yang tidak bersekolah,” ujar Menteri Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan dilansir dari situs Kemendikbud.go.id, Senin (03/11/2014).


Agar anak-anak yang tidak mendapat pendidikan formal juga bisa mendapat pendidikan keterampilan, KIP ini akan berlaku untuk balai-balai latihan kerja. Penerima kartu ini hanya tinggal menunjukkan Kartu Indonesia Pintar ke pihak sekolah dan balai-balai latihan.


KIP pada fase pertama akan diterapkan pada 18 provinsi kabupaten kota, dengan sasaran 152.434 siswa di jenjang SD, SMP, SMA/SMK. Dia memastikan jumlah tersebut akan bertambah karena data tersebut menggunakan data Bantuan Siswa Miskin (BSM).


“Kalau BSM 18 juta penerima bantuan, kalau Kartu Indonesia Pintar bisa 24 juta penerima bantuan,” kata Anies.


KIP akan didistribusikan secara bertahap di 18 lokasi kabupaten/kota di Indonesia. Lokasi tersebut adalah Jembrana, Pandeglang, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Cirebon, Bekasi, Kuningan, Semarang, Tegal, Banyuwangi, Surabaya, Balikpapan, Kupang, Mamuju Utara, dan Pematang Siantar.

12/14/2014

Beasiswa pendidikan lamongan



SURABAYA(Pos Kota)- Sebanyak 200  orang mahasiswa miskin berprestasi di Lamongan Jawa Timur digelontor dana APBD tahun 2012 Kabupaten Lamongan sebesar Rp 800 juta untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta(PTS).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Lamongan, Drs. H. Agus Suyanto, MM, Jumat(11/5).

Menurut Agus, bea siswa untuk mahasiswa miskin berprestasi  di Lamongan dari tahun ketahun mengalami kenaikan. “Pada tahun 2011 ada 167 mahasiswa yang mendapat bantuan dari pemkab Lamongan dan pada tahun 2012 ini meningkat menjadi sebanyak 200 mahasiswa dengan alokasi Rp 800 juta, ” ujarnya.
Disinggung terkait output yang dihasilkan dari mahasiswa yang mendapatkan bantuan dari anggaran APBD ini, Agus menjelaskan hasilnya sangat membanggakan.

Setidaknya Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap melalui uang rakyat ini mahasiswa bisa menyumbangkan potensi keilmuanya untuk Lamogan.
“Kita berharap mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini tetap berprestasi dan bisa diandalkan untuk Lamongan kedepan, “ujarnya.

12/12/2014

Pemerintah canangkan program sekolah online


Meskipun ada banyak isu terkait mata pelajaran TIK di Indonesia belakangan ini, ada juga beberapa kabar baik tentang pemerintah Indonesia yang merangkul teknologi ke dalam sistem pendidikan di tanah air. Mulai tahun ajaran depan yakni pada bulan Juli, lima sekolah menengah negeri di Indonesia akan menerapkan program pembelajaran online penuh.

sekolah online


Tujuan dari program baru tersebut yakni untuk mengurangi jumlah remaja putus sekolah di sekolah menengah atas di Indonesia. Setiap tahun lebih dari lima juta lulusan sekolah menengah pertama tidak melanjutkan pendidikan mereka. Program baru ini ingin membantu siswa untuk bisa mendapatkan gelar SMA tanpa harus menginjakkan kaki di sekolah.

Beberapa sekolah di Indonesia menghadapi kesulitan untuk menarik siswa melanjutkan pendidikan mereka, karena berbagai masalah seperti keuangan, jarak yang jauh antara sekolah dan rumah, atau karena kurangnya dukungan orangtua. Pemerintah akan menawarkan sejumlah insentif kepada siswa yang berpartisipasi dalam program baru ini, seperti beasiswa, uang saku, tablet, dan laptop. Pemerintah juga akan memberikan uang operasional ke sekolah-sekolah yang berpartisipasi di program ini.

Lima sekolah negeri yang akan menerapkan program baru ini adalah SMA Negeri 12 Merangin (Jambi), SMA Negeri 2 Padalarang (Bandung), SMA Negeri 1 Kepanjen (Malang), SMA Negeri 1 Gambut (Banjar), and SMA Negeri 1 Narmada (Nusa Tenggara Barat).

Sekolah mempunyai tanggungjawab untuk memastikan para siswa benar-benar menghabiskan waktu untuk belajar di sistem baru ini. Kepala sekolah mengatakan bahwa sekolah akan merekam dan memantau semua kegiatan belajar online. Siswa yang malas akan dikeluarkan dari program dan diganti dengan orang lain.
Program pembelajaran online di Indonesia sebagian besar dijalankan oleh perguruan tinggi. Program seperti ini sudah dilakukan oleh Universitas Terbuka dan Universitas Bina Nusantara. Ada juga startup di Indonesia yang menyediakan platform pembelajaran online, seperti HarukaEdu, Zenius, dan Sibejoo.

11/10/2014

Rekor MURI ke 6.713 di catatkan di Lamongan


Lamongan kembali mencatatkan diri dalam Musium Rekor Indonesia (MURI). Kali ini dengan rekor pengenalan bulutangkis usia dini dengan metode shutlle on The Road yang di ikuti 1480 Peserta. Lebih istimewa pencatatan rekor MURI yang ke 7 di Lamongan dihadiri oleh Development Manager Badminton World Federation ( BWF ) John Shearer. Juga terlihat hadir Wakil Sekjen pimpinan pusat persatuan bulutangkis selurih Indonesia ( PP PBSI ) Achmad Budiarto bersama ketua pengprov PBSI Jatim Widjanarko Adi Mulya, Kabid  Pembinaan  Prestasi  PP  PBSI  Rexy  Mainaky  yang  juga  juara  dunia  1995  bersama  Ricky Subagja dan Bupati Lamongan

Oleh  Manajer  MURI  Sri  Widayati,  piagam  pencatatan  rekor  tersebut  diserahkan  kepada  Widjanarko  Adi  Mulya, Fadeli dan Nur Salim selaku
pemrakarsa kegiatan. “Ini berarti adalah rekor MURI yang ketujuh di Lamongan, “ sebut Sri Widayati.
Diungkapkannya, rekor sebelumnya adalah pembuatan wingko babat (2005), bakar ikan di atas kapal (2006), kain tenun ikat terpanjang (2009), rekor
menulis puisi terbanyak (2012), batik cap menggunakan bahan alami (2012) dan tabungan celengan (2014).
“Panitia pada awalnya mendaftarkan sebanyak 1.00 peserta. Namun dari hutangan kami, ternyata mencapai 1.480 orang peserta, “ kata dia.
            Rekor  MURI  ketujuh  untuk  Lamongan  ini  bernomor  6.713/R.MURI/XI/2014.  Shuttle Time on The Road itu sendiri dilaksanakan di sepanjang Jalan
Lamongrejo di 51 lapangan.
Nur Salim menyebut kegiatan Shuttle Time on The Road itu sebagi upaya pengenalan bulu tangkis kepada anak usia dini. Juga untuk mengangkat citra
positif dan pengalaman yang menyenangkan dlaam bulu tangkis.
Sebelum pelaksanaan Shuttle Time on The Road tersebut, penitia kegiatan telah melaksanakan kegiatan pelatihan konshuttle time kepada puluhan guruguru. konsepnya sendiri adalah program pengembangan yang diberikan kepada guru di sekolah dasar berupa pelatihan mengajar bulutangkis untuk siswa.
Bupati Fadeli di kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Nur Salim, selaku pelaksana kegiatan. Kegiatan ini membuka ruang prestasi olahraga bulu
tangkis  Lamongan  untuk  menuju  tingkat  yang  lebih  tinggi.  “Disampaikan  terima  kasih  kepada  seluruh  pemrakarsa  kegiatan  ini.  Semoga  kerja  keras kita semua
membawa bulu tangkis semakin jaya, “ pesan dia.